JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu, 18 Februari 2026, berhasil menutup sesi di zona hijau, menguat 1,19% ke posisi 8.310,22.
Penutupan ini menandai level tertinggi sepanjang perdagangan harian, setelah sempat menyentuh posisi terendah 8.227,45 pada sesi pagi.
Kenaikan IHSG dipicu oleh penguatan saham-saham sektor transportasi, energi, dan konsumen non-primer, dengan kenaikan masing-masing mencapai 3,25%, 2,45%, dan 2%.
Volume perdagangan yang didominasi oleh aktivitas beli tercatat mencapai 52,74 miliar saham, dengan nilai transaksi total Rp25,33 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 3,1 juta kali.
Sebanyak 454 saham menguat, 216 saham melemah, dan 145 saham stagnan. Tren positif IHSG ini menjadi indikator bahwa saham-saham pilihan mulai menarik perhatian investor menjelang momentum penting pasar, termasuk Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Saham Potensial Berdasarkan Rekomendasi Broker
Melanjutkan tren bullish IHSG, sejumlah saham potensial dan pilihan menjadi sorotan para analis. Berdasarkan rangkuman rekomendasi dari berbagai broker, saham-saham ini layak diperhatikan oleh investor hari ini, Kamis, 19 Februari 2026.
BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan: INDY, LEAD, BOAT.
BNI Sekuritas merekomendasikan: BIPI, INET, WIFI, EMAS, MEDC, TINS.
Phillip Sekuritas menyarankan: BBYB, ADMR.
MNC Sekuritas menyoroti: BUVA, COIN, INET, PANIC.
GS International Sekuritas memilih: PTBA, MEDC, BRIS, BMRI, RAJA, TLKM.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan: MEDC, ADMR, TOBA, EMTK, BBYB.
Panin Sekuritas menyoroti: DSNG, MYOR, INDF.
Mirae Asset Sekuritas menekankan: ASII, BBNI, BBRI.
Daftar ini menunjukkan bahwa saham-saham pilihan tersebar di sektor energi, konsumen, perbankan, dan teknologi, memberikan diversifikasi bagi investor yang ingin tetap adaptif dengan tren pasar terbaru.
Analisis Sektor dan Pemicu Kenaikan
Kenaikan IHSG dan rekomendasi saham hari ini sebagian besar dipengaruhi oleh penguatan sektor transportasi, energi, dan konsumen non-primer. Saham transportasi, misalnya, naik hingga 3,25%, menunjukkan optimisme pelaku pasar terhadap pergerakan ekonomi pasca-liburan Imlek.
Sementara itu, sektor energi yang naik 2,45% mengindikasikan peningkatan permintaan dan sentimen positif terhadap harga komoditas. Kenaikan saham konsumen non-primer sebesar 2% menandakan minat masyarakat terhadap produk-produk lifestyle dan kebutuhan sekunder, yang biasanya meningkat menjelang Ramadan.
Aktivitas beli yang tinggi, volume perdagangan yang masif, serta frekuensi transaksi yang mencapai jutaan kali menunjukkan bahwa pasar sedang dalam fase bullish dengan tren uptrend yang kuat. Hal ini menjadi sinyal bagi investor untuk mencermati saham-saham yang direkomendasikan oleh broker sebagai pilihan untuk diversifikasi portofolio.
Strategi Investasi Menghadapi Momentum Pasar
Dengan IHSG menguat, investor bisa memanfaatkan momentum pasar untuk strategi investasi jangka pendek maupun menengah. Saham-saham pilihan dari berbagai broker memberikan opsi bagi investor yang ingin mengikuti tren bullish.
Beberapa tips penting bagi investor hari ini:
Fokus pada saham-saham yang memiliki fundamental kuat dan likuiditas tinggi.
Perhatikan sektor yang sedang naik, seperti transportasi, energi, dan konsumen non-primer.
Manfaatkan rekomendasi broker sebagai acuan, tetapi selalu lakukan analisis pribadi sebelum membeli.
Pantau volume dan frekuensi perdagangan, karena aktivitas tinggi biasanya menandakan minat investor yang kuat dan potensi pergerakan harga lebih volatil.
Dengan strategi yang tepat, investor bisa memaksimalkan potensi keuntungan sambil mengelola risiko, terutama pada saat IHSG berada di fase bullish.
Rekomendasi untuk Investor
Rangkuman rekomendasi saham hari ini menunjukkan peluang menarik bagi investor yang ingin mengambil posisi di pasar saham. Saham pilihan tersebar di berbagai sektor, mulai dari energi, transportasi, konsumen, perbankan, hingga teknologi, memberikan opsi diversifikasi yang cukup luas.
Investor disarankan untuk tetap memantau pergerakan IHSG, volume perdagangan, serta nilai transaksi harian. Aktivitas beli yang tinggi dan saham yang menguat menjadi indikator positif untuk mempertimbangkan masuk ke pasar.
Selain itu, tren saham uptrend menjelang momentum penting, seperti Ramadan dan Idul Fitri 2026, menjadi sinyal bahwa beberapa saham pilihan bisa mencatatkan kinerja positif dalam jangka menengah.
Dengan memanfaatkan rekomendasi broker dan melakukan analisis fundamental, investor dapat mengambil keputusan yang lebih terinformasi dan strategis.
Secara keseluruhan, perdagangan hari ini Kamis, 19 Februari 2026, memberi peluang bagi investor untuk memanfaatkan tren bullish IHSG, memantau saham-saham pilihan, dan menyiapkan strategi diversifikasi portofolio yang tepat.